Thursday, February 28, 2008

RAHASIA TUHAN, KEPASRAHAN MAKHLUK

Tidak akan ada yang pernah tahu rahasia-rahasia Tuhan
menyangkut maut, rejeki dan jodoh.
Kadang kita ingin menampiknya.
Tapi saat rahasia itu datang menghampiri, kita tidak bisa lain, selain pasrah menerima garisanNya.
Tuhan bertugas menentukan,
manusia bertugas berusaha dan kemudian menjalankan takdir Tuhan.
TanganMu begitu kukuh dan teguh, Ya Tuhan
Tapi di saat yang sama penuh kelembutan dan kasih.
Aku sadar, kekukuhan dan kelembutan, ketika keduanya berdampingan menerpa manusia,
tiada tanya lagi terhadap apa yang diterima,
selain runduk pasrah berserah diri.
Aku mengerti, itulah hakikat Tuhan dan makhluk,
yang Maha Menentukan dan yang ditentukan
Tuhanku, biarkan cintaku padaMu, membuatku selalu pasrah berlindung
dalam sayap-sayap rahasiaMu

Untuk papahku, yang terbaring sakit dan sedang menjalani rahasia Tuhan
28 Februari 2008


Posted by Tami at 11:48:29 | Permalink | Comments (2)

Tuesday, February 26, 2008

PANGU, PUKAU

Rasa yang tidak pasti saat mencoba melihat tapak waktu
Tiba-tiba semua terhenti, bagai angin yang berhenti menderu
Pukau waktu, pukau aku
Pangu aku, pangu waktu
Aku menjelajah jari jemari serasa menghitung langkah yang sudah kutempuh
Pun sepuluh jejari sesaat berubah menjadi seratus, seribu, sejuta
Hingga sesaat mata nanar menghitung jumlah jemariku sendiri
Saat pukau menghempas lamunan
Saat pangu membangunkan buaian
Mata kembali terbuka, menelusuri jari jemari
Membuatku menyadari dia yang di hadapanku tetap sepuluh
Dan sesaat kudengar angin kembali bergerak
Dulu menderu, kini mendayu
Kini…
Pukau waktu, pukau aku
Pangu aku, pangu waktu
Jemari, angin, waktu…
Semua menyadarkanku untuk terus bergerak
Menuju ke arah yang satu

Swary Utami Dewi
Jelang Senja di Banjarbaru, Kalsel, 26 Februari 2008

Posted by Tami at 10:38:22 | Permalink | Comments (2)