Tuesday, May 20, 2008

ANAK-ANAKKU (MEI 2008)

19 Mei hampir jam 23.00 WITA.
Aku baru sampai rumah dari bandara,
setelah Garuda yang membawaku dari Jakarta menyentuh landasan.
Kulihat di kamar, tiga buah hatiku sudah tidur.
Aku sempat mencium mereka satu persatu,
tapi tidak satupun yang nampak terganggu.
Jelas mereka sudah tertidur, karena sang Mamah datang sudah cukup larut.

20 Mei pagi, Alif, Ara dan Rama bangun.
Si bungsu langsung memelukku. Agak kaget dia melihat aku sudah datang. Sesudah digendong beberapa saat, dia kembali tertidur dalam pelukanku.
Ara tersenyum melihatku datang dan mengatakan, selamat ulang tahun Mamah. Agak siang, dia berlari membawakan rangkaian bunga yang ditaruh dalam vas kecil. Aku terharu melihat usaha kerasnya membuatkan kado spesial.
Alif mencium pipiku dan mengatakan selamat ulang tahun. Si sulung ikalku ini dengan cerewetnya mengatakan bahwa mereka telah lama menunggu kedatanganku untuk merayakan ulang tahun bersama.
I really love my babies.

Posted by Tami at 07:15:05 | Permalink | Comments (2)

AKU LAHIR KEMBALI

Apa rupaku waktu aku lahir?
Mmh, aku tak pernah tahu.
Gambar diriku terkecil yang pernah kulihat,
hanya pada saat aku berusia 3 tahun.
Namun kehanyaan ini yang kemudian
menjadikan aku seperti sekarang:
dengan segala kekuatan, keunikan
dan hal-hal yang perlu diperbaiki.
Lihatlah aku yang terkadang meledak dan cengeng,
atau bertingkah judes tidak sabar.
Tapi lihat juga sisi baikku, yang menurut orang:
murah senyum, baik hati, mudah bergaul dan wow…
tak jadi aku menyebutkan banyak kata orang tentang aku.
Aku coba lihat lagi sisi lain, di mana aku mudah trenyuh
atau gregetan pada kondisi yang menyengsarakan banyak orang.
Apapun kata orang, apapun yang ada padaku,
semua telah berjasa membentukku menjadi Tami yang sekarang.
Di luar, ada purnama terang bercahaya
yang semakin membuatku nyaman dengan diriku,
pada saat aku duduk sendiri bersidekap memeluk lutut.
Dan hari ini, kembali aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun pada diriku,
seraya berterimakasih pada Tuhan atas apa yang telah diberikan.
Tuhan, jadikan aku sebagai orang yang selalu tahu bersyukur
dan selalu merasa terberkahi,
menjadi orang baik dan bahagia.
Aku kemudian tersenyum, hanya pada keheningan.
Posted by Tami at 06:36:14 | Permalink | Comments (2)